JAKARTA, (METROMANADO)-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi, mengaku telah menandatangani surat tentang kenaikan gaji berkala dan gaji ke-13 untuk PNS, TNI, dan Polri.

"Saya sudah tandatangan surat tentang kenaikan gaji berkala dan gaji 13 untuk PNS, TNI, dan Polri," katanya di sela-sela diskusi santai di rumah dinasnya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

Menurutnya, surat rancangan keputusan untuk kenaikan gaji berkala itu dalam waktu dekat akan diserahkannya kepada Presiden Joko Widodo untuk dapat segera disetujui. Gaji ke-13, yang biasanya turun setelah Lebaran juga akan dialihkan proses pencairannya ke bulan Juni atau Juli.

Dia juga akan mengusahakan gaji ke-13 itu turun sebelum bulan puasa atau Lebaran. Hal itu, katanya, agar kebutuhan yang biasanya bertambah jelang hari raya bisa teratasi.

Tahun ini, kata Yuddy, kenaikan gaji berkala besarnya sekitar 4 persen dan akan terus mengikuti inflasi.JAKARTA, (METROMANADO)-Ketua DPP Partai Hanura, Miryam S Haryani, mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo yang menunjuk tim panitia seleksi (pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang semuanya adalah perempuan. Menurutnya, perempuan juga sebenarnya mampu diplot di posisi sentral.

"Saya kira di tengah masih seringnya perempuan, bukti Srikandi di Indonesia semakin maju. Keputusan presiden seakan ingin menegaskan bahwa perempuan juga mampu mengisi ruang-ruang sentral di republik ini. Bahkan atas pilihan presiden ini, hampir semua pihak menanggapi positif," kata Miryam di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/5).

Menurut Miryam, keputusan Jokowi yang menunjuk sembilan srikandi sebagai tim pansel KPK adalah momentum terkini, untuk tak lagi membeda-bedakan gender. Sebab, untuk sebuah posisi sentral yang dibutuhkan adalah kredibilitas.

"Ini merupakan sebuah kepercayaan sekaligus tantangan yang secara khusus diberikan kepada kaum perempuan Indonesia, untuk mencari orang-orang yang dianggap layak dan pantas untuk menduduki posisi strategis sebagai pimpinan KPK," jelas Bendahara Fraksi Hanura ini.

Anggota Komisi V DPR ini berharap, Pansel Pimpinan KPK itu nantinya akan mampu menghasilkan pimpinan yang terbaik, dan mampu membawa lembaga antirasuah itu lebih 'ganas' dalam perlawanan terhadap korupsi.

"Kepercayaan ini hanya perlu dibuktikan dengan hasil kerja yang baik, dan menghasilkan calon pimpinan KPK yang benar-benar layak untuk menempati posisi itu," tukasnya.





Posting Komentar

picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} Kabar Manado adalah pusat informasi Berita terkini seputar Sulawesi utara {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.