(fto/ist)
KABAR MANADO - Pemadaman listrik yang terjadi akhir-akhir ini sangat meresahkan warga masyarakat. Bahkan dengan kejadian tersebut tidak jarang menimbulkan tindakan kejahatan yang dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, pemadaman listrik yang dilakukan pihak PLN Manado juga sangat merugikan masyarakat yang mengeluhkan barang-barang elektronik yang rusak akibat hal miris itu.

Kepada Kabarmanado Kamis, (10/9), Seorang warga yang adalah salah-satu Tokoh masyarakat dalam menanggapi hal itu mengatakan, ulah PLN tersebut merupakan hal yang tidak bisa diterima oleh warga masyarakat. Alasan apapun yang dilontarkan pihak PLN, hal itu sudah jelas sangat merugikan warga yang setiap bulannya membayar listrik tepat waktu.

"Memang kita tahu bersama cuaca extrim saat ini punya andil terjadinya pemadaman listrik, namun hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan pihak PLN, sebab pelanggan hanya tahu sudah membayar listrik dan itu merupakan tanggungjawab pihak PLN yang dituntut harus profesional dalam mengantisipasi terjadinya gangguan yang menyebabkan lampu mati.Contohnya seorang warga Komplex yang menjerit sekaligus mengeluhkan tentang barang elektroniknya berupa Televisi yang rusak akibat mati lampu. Apa PLN Mau tanggungjawab. Maklumlah, warga tersebut takut pada wartawan, enggan  berkomentar," tandas sumber yang meminta namanya tidak dipublish.

Tokoh Masyarakat yang mengaku sudah berlangganan selama 35 tahun dengan pihak PLN ini sendiri berharap agar PLN dapat lebih pro aktif dalam meningkatkan pelayanan serta lebih jeli lagi dalam mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik yang sudah jelas-jelas akibat kejadian itu warga dan masyarakat yang dirugikan. Sehingga hal serupa seperti ini tidak terjadi lagi.

"Saya adalah pelanggan PLN kurang lebih 35 tahun. Dan memang apa yang menimpa tetangga saya bukan baru kali ini terjadi. Untuk itu, menghindari akan hal-hal yang tidak diinginkan bersama, pihak PLN sudah barang tentu harus memperhatikan soal ini. Kasihan warga, apalagi kalau warga tersebut adalah warga yang hidup pas-pasan, atau bisa dikatakan dari kalangan yang kurang mampu," terang sumber kembali.

Sampai berita ini diturunkan, Kepala Cabang PLN Manado Yarid Paribisa belum bisa dihubungi. (Rbs)

Posting Komentar

picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} Kabar Manado adalah pusat informasi Berita terkini seputar Sulawesi utara {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.