Pemadaman yang terjadi dianggap sangat mengecewakan. Mereka merasa PLN semena mena sebab, mereka tiap bulannya selalu membayar kewajiban kepada PLN. Bahkan reaksi keras ditunjukkan salah-satu warga yang menurutnya, pihak PLN selain merugikan masyarakat, juga terkesan tidak profesional dalam melakukan tugas.
“Saya kira PLN perlu melakukan Audit kembali. Sebab, pemadaman yang sering terjadi ini sudah tidak bisa ditolelir lagi. Kami setiap bulannya membayar listrik, meskipun tagihan rekening listrik sering kali membludak. Kalau kami menunggak atau sehari saja lewat batas waktu pembayaran, langsung ditagih, bahkan harus dilunasi, kalau tidak listrik diputus. Sementara pemadaman terus terjadi. Hal ini kan tidak seimbang. Jangan hanya bisa menagih, tapi tidak bisa melayani,” beber sumber yang enggan namanya dipublish.
Tokoh masyarakat paruh baya ini manambahkan, hal ini perlu dikaji serius, kalau dibiarkan, bisa saja bakal terjadi tindakan-tindakan yang tidak diinginkan bersama.
“Yaa,,harus ada perhatian seriuslah. Karena ini sudah jelas-jelas merugikan masyarakat. Sudah barang tentu siapapun akan merasa kurang nyaman dengan kejadian ini, selain aktivitas terhambat, alat elektronik rusak, dan yang jadi pertanyan disini, apakah ketika hal itu terjadi PLN ada perhatian atau minimal mengganti rugi kerusakan itu,” kunci sumber terpercaya Kabarmanado yang mengaku sudah 32 tahun menjadi pelanggan PLN tersebut. (red)

Posting Komentar