KABAR MANADO – Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Manado menggelar Rapat Paripurna Dalam Rangka Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2015 Kota Manado.
Kegiatan yang dipimpin Ketua DPRD Manado Nortje Henny Van Bone tersebut digelar di Ruang Paripurna Kantor DPRD Manado Kamis, (17/9).

Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut yang hadir pada saat itu, menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Manado yang sudah berperan aktif, dan senantiasa tetap membangun pola kemitraan yang Sinergis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

“Pada kesempatan ini dengan penuh kerendahan hati saya menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya serta apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan anggota DPRD kota manado yang selama masa kepemimpinan kami bersama Wakil Walikota mulai tahun pertama hingga memasuki tahun terakhir diperiode masa bakti 2010-2015 Ini, tetap membangun pola kemitraan yang sinergis, dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Walikota yang akrab disapa GSVL itu.

GSVL dalam sambutannya menambahkan bahwa, dengan disepakatinya rancangan kebijakan umum perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah, serta prioritas dan plafon anggaran perubahan tahun 2015, oleh pihak eksekutif dan legislatif, maka disusunlah rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kota manado tahun 2015, yang secara garis besar dapat saya jelaskan sebagai Berikut :
I. Pendapatan Daerah.
Pendapatan Daerah Pada Apbd Induk Tahun 2015, Ditargetkan Sebesar Rp.1.436.755.303.000,00 (Satu Triliun Empat Ratus Tiga Puluh Enam Miliar Tujuh Ratus Lima Puluh Lima Juta Tiga Ratus Tiga Ribu Rupiah) Mengalami Kenaikan, Sebesar Rp.94.284.628.000,00 (Sembilan Puluh Empat Miliar Dua Ratus Delapan Puluh Empat Juta Enam Ratus Dua Puluh Delapan Ribu Rupiah) Atau Naik Sebesar 6,56% Sehingga Menjadi Rp.1.531.039.931.000,00 (Satu Triliun Lima Ratus Tiga Puluh Satu Miliar Tiga Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Tiga Puluh Satu Ribu Rupiah), Yang Terdiri Atas :

1. Pendapatan Asli Daerah.
Pendapatan Asli Daerah Semula Ditargetkan Sebesar Rp.275.207.649.000,00 (Dua Ratus Tujuh Puluh Lima Miliar Dua Ratus Tujuh Juta Enam Ratus Empat Puluh Sembilan Ribu Rupiah) Mengalami Penurunan Sebesar Rp.1.816.516.000,00 (Satu Miliar Delapan Ratus Enam Belas Juta Lima Ratus Enam Belas Ribu Rupiah) Atau Turun Sebesar 0,66% Sehingga Menjadi Rp.273.391.133.000,00 (Dua Ratus Tujuh Puluh Tiga Miliar Tiga Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Seratus Tiga Puluh Tiga Ribu Rupiah), Pendapatan Asli Daerah Ini Bersumber Dari Pendapatan Pajak Daerah, Hasil Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan Serta Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah.

2. Dana Perimbangan.
Dana Perimbangan Semula Ditargetkan Sebesar Rp.845.879.967.000,00 (Delapan Ratus Empat Puluh Lima Miliar Delapan Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Enam Puluh Tujuh Ribu Rupiah). Dalam Apbd Perubahan Ini, Mengalami Kenaikan, Sebesar Rp.96.017.644.000,00 (Sembilan Puluh Enam Miliar Tujuh Belas Juta Enam Ratus Empat Puluh Empat Ribu Rupiah) Atau Naik Sebesar 11,35% Sehingga Menjadi Rp.941.897.611.000,00 (Sembilan Ratus Empat Puluh Satu Miliar Delapan Ratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Sebelas Ribu Rupiah). Kenaikan Ini Berasal Dari Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak, Dan Dana Alokasi Khusus.

3. Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah.
Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah Semula Ditargetkan Sebesar Rp.315.667.687.000,00 (Tiga Ratus Lima Belas Miliar Enam Ratus Enam Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Delapan Puluh Tujuh Ribu Rupiah) Mengalami Kenaikan Sebesar Rp.83.500.000,00 (Delapan Puluh Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) Atau Naik Sebesar 0,03% Sehingga Menjadi Rp.315.751.187.000,00 (Tiga Ratus Lima Belas Miliar Tujuh Ratus Lima Puluh Satu Juta Seratus Delapan Puluh Tujuh Ribu Rupiah).

li. Belanja Daerah.
Pada Komponen Belanja Daerah Semula Dianggarkan Sebesar Rp.1.505.084.709.000,00 (Satu Triliun Lima Ratus Lima Miliar Delapan Puluh Empat Juta Tujuh Ratus Sembilan Ribu Rupiah). Mengalami Kenaikan Sebesar Rp.241.275.028.300,00 (Dua Ratus Empat Puluh Satu Miliar Dua Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Dua Puluh Delapan Ribu Tiga Ratus Rupiah) Atau Naik Sebesar 16,03% Sehingga Menjadi Rp.1.746.359.737.300,00 (Satu Triliun Tujuh Ratus Empat Puluh Enam Miliar Tiga Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Tiga Ratus Rupiah).
Anggaran Belanja Daerah Dialokasikan Pada Dua Jenis Belanja Terdiri Atas :

1. Belanja Tidak Langsung.
Belanja Tidak Langsung Semula Dianggarkan, Sebesar Rp.893.692.054.400,00 (Delapan Ratus Sembilan Puluh Tiga Miliar Enam Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Lima Puluh Empat Ribu Empat Ratus Rupiah) Dalam Perubahan Ini, Mengalami Kenaikan, Sebesar Rp.25.863.488.300,00 (Dua Puluh Lima Miliar Delapan Ratus Enam Puluh Tiga Juta Empat Ratus Delapan Puluh Delapan Ribu Tiga Ratus Rupiah) Atau Naik Sebesar 2,89%, Sehingga Menjadi Rp.919.555.542.700,00 (Sembilan Ratus Sembilan Belas Miliar Lima Ratus Lima Puluh Lima Juta Lima Ratus Empat Puluh Dua Ribu Tujuh Ratus Rupiah).

2. Belanja Langsung.
Untuk Belanja Langsung Semula Dianggarkan, Sebesar Rp.611.392.654.600,00 (Enam Ratus Sebelas Miliar Tiga Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Enam Ratus Lima Puluh Empat Ribu Enam Ratus Rupiah) Mengalami Kenaikan, Sebesar Rp.215.411.540.000,00 (Dua Ratus Lima Belas Miliar Empat Ratus Sebelas Juta Lima Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) Atau Naik Sebesar 35,23% Sehingga Menjadi Rp.826.804.194.600,00 (Delapan Ratus Dua Puluh Enam Miliar Delapan Ratus Empat Juta Seratus Sembilan Puluh Empat Ribu Enam Ratus Rupiah).
Iii. Pembiayaan Daerah.
Pembiayaan Daerah Terdiri Atas :

1. Penerimaan Pembiayaan.
Penerimaan Pembiayaan Semula Diestimasi Sebesar Rp.70.829.406.000,00 (Tujuh Puluh Miliar Delapan Ratus Dua Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Enam Ribu Rupiah) Mengalami Kenaikan Sebesar Rp.177.346.738.716,00 (Seratus Tujuh Puluh Tujuh Miliar Tiga Ratus Empat Puluh Enam Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Delapan Ribu Tujuh Ratus Enam Belas Rupiah) Atau Naik Sebesar 250,39% Sehingga Menjadi Rp.248.176.144.716,00 (Dua Ratus Empat Puluh Delapan Miliar Seratus Tujuh Puluh Enam Juta Seratus Empat Puluh Empat Ribu Tujuh Ratus Enam Belas Rupiah). Estimasi Penerimaan Ini Berasal Dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya.

2. Pengeluaran Pembiayaan.
Pengeluaran Pembiayaan Semula Dianggarkan Sebesar Rp.2.500.000.000,00 (Dua Miliar Lima Ratus Juta Rupiah) Mengalami Kenaikan Sebesar Rp.30.356.338.416,00 (Tiga Puluh Miliar Tiga Ratus Lima Puluh Enam Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Delapan Ribu Empat Ratus Enam Belas Rupiah) Atau Naik Sebesar 1.214,25% Menjadi Rp.32.856.338.416,00 (Tiga Puluh Dua Miliar Delapan Ratus Lima Puluh Enam Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Delapan Ribu Empat Ratus Enam Belas Rupiah). Estimasi Pengeluaran Pembiayaan Ini Untuk Pembayaran Utang Kepada Pihak Ketiga.

Dilihat Dari Selisih Pendapatan Dan Belanja Daerah Terdapat Defisit Anggaran Sebesar Rp.215.319.806.300,00 (Dua Ratus Lima Belas Miliar Tiga Ratus Sembilan Belas Juta Delapan Ratus Enam Ribu Tiga Ratus Rupiah) Dengan Demikian Pembiayaan Netto Diestimasi Sebesar Rp.215.319.806.300,00 (Dua Ratus Lima Belas Miliar Tiga Ratus Sembilan Belas Juta Delapan Ratus Enam Ribu Tiga Ratus Rupiah) Untuk Menutupi Defisit Anggaran Tersebut.
Paripurna tersebut dihadiri oleh, Walikota Manado GS Vicky Lumentut, Wakil Walikota Harley Mangindaan, Ketua DPRD Manado Nortje H Van Bone, Wakil Ketua DPRD Manado Richard Sualang dan Danny Sondakh, Forkompida, Unsur TNI/Polri, SKPD-SKPD, Camat/Lurah dan sejumlah anggota DPRD Manado. (red)

Posting Komentar

picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} Kabar Manado adalah pusat informasi Berita terkini seputar Sulawesi utara {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.