(fto/st)
KABAR MANADO - Walikota Manado GS Vicky Lumentut mengatakan bahwa, sistem satu pintu dalam pelayanan yang ada di Badan Pelayanan Dan Perizinan Terpadu (BP2T) Manado jangan hanya sebatas simbol, namun harus dibarengi dengan tahap realisasi yang jelas.

Menurut Walikota GSVL, pelayanan prima dengan satu pintu akan menjadi kurang efektif apabila ada cela disisi yang lain dengan adanya kemerosotan pelayanan publik.

“Diharapkan agar BP2T dapat mengevaluasi lagi terkait dengan pelayanan. Pelayanan yang efektif tentu diperlukan kajian yang serius. Pelayanan satu pintu, tapi jendelanya banyak. Jadi mari terus tingkatkan pelayanan publik dengan terus lakukan pengecekan secara selektif semua yang berkaitan dengan perizinan di Kota Manado,” tutur Ketua APEKSI itu.

Lanjut dikatakan, apabila adanya temuan soal bangunan tanpa ijin, pihak terkait harusnya mengambil tindakan tegas. Bahkan, GSVL menegaskan bahwa, bangunan tanpa ijin harus dibongkar.

“Bila ditemukan bangunan yang sementara dibangun belum berizin, maka silahkan dilakukan tindakan tegas, kalau perlu dibongkar, jangan karena hal-hal dilapangan yang dilakukan pimpinan SKPD, saya akan menjadi korbannya,” kunci Walikota pencetus 8 program pro rakyat tersebut. (lly)

Posting Komentar

picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} Kabar Manado adalah pusat informasi Berita terkini seputar Sulawesi utara {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.