"Sampai saat ini kita warga di Kota Manado boleh bersyukur terus diberkati, meski begitu banyak ujian dan pergumulan yang akhir-akhir terjadi khususnya dalam moment pesta demokrasi Pilkada serentak 9 Desember. Namun atas cinta dan kasih sayang Tuhan, maka kita semua boleh merasakan hikmah dan rahmat Tuhan tersebut dengan hidup saling baku-baku sayang dan baku bae.
Walikota GSVL menambahkan, dalam menghadapi Pilkada nanti, jangan sampai perbedaan pilihan menjadi batu sandungan diantara sesama. “Perbedaan pilihan boleh-boleh saja, tapi yang terpenting kita harus bisa menjaga terus keamanan dan kedamaian. Jangan hanya karna moment lima tahunan tersebut, itu akan mencoreng ikatan hubungan kekeluargaan di antara kita. Untuk itu, banyak terima kasih kepada kalangan Rohaniawan di Kota Manado. Berkat topangan doa dan kerja keras untuk mendampingi warga jemaatnya, maka kita boleh hidup berdampingan sampai saat ini,” kata GSVL.
Lanjut dikatakan bahwa, warga Kota Manado juga jangan terpancing dengan adanya isu-isu yang berusaha memecah-belah persaudaraan kita. “Memang ada segelintir oknum yang berupaya untuk menjatuhkan maupun melemahkan semangat pemerintahan dibawah pimpinannya saat ini, karena juga tak ingin ada perubahan nyata ditengah masyarakat alias tak ingin Pemerintah Kota Manado fokus membangun Ibukota Propinsi Sulut. Namun semuanya hanya saya aminkan dan mengembalikannya pada Yang Maha Kuasa Tuhan, dimana Hukum Tabur Tuai pasti berlaku. Kita manusia tidak bisa menghakimi seseorang yang bersalah kepada kita, tapi semuanya kita serahkan ke Yang Maha Kuasa Tuhan. Dan saya hanya bisa mengajak kepada oknum demikian, kembalilah ke Jalan yang benar," ungkap Walikota GSVL. (lly)

Posting Komentar