![]() |
| Richard H Sualang, Wakil Ketua DPRD Manado |
Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Manado Richard Sualang mengatakan, memang pentingnya membangun komunikasi dilingkup Pemerintah Kota Manado, guna peningkatan fungsi pengawasan DPRD Manado. "Sesuai Tupoksi kami di DPRD, memang penting yang namanya komunikasi, dan itu semata-mata demi memperlancar hubungan antara legislatif dan eksekutif, mengingat begitu banyak aspirasi dari masyarakat yang saat ini belum terealisasi," ujar Sualang diruang kerjanya, Selasa, (23/12).
Sualang sendiri menegaskan bahwa, untuk mengedepankan aspirasi dan kepentingan masyarakat yang selama ini terus menjadi PR di Lembaga DPRD Manado, jadi anggaran sebesar 15 Milliar yang ditata dalam APBD Induk T.A 2016 untuk pembangunan Gedung Baru DPRD Manado dibatalkan, hal itu menyusul, aspirasi masyarakat yang dianggap mendesak yakni, Infrastruktur yang diketahui bersama bahwa, hal itu selalu menjadi topik utama dalam setiap kegiatan reses Anggota Dewan.
"Anggaran yang di tata untuk gedung baru DPRD dibatalkan. Dan digeser ke perbaikan infrastruktur, yang saat ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat," tegas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado tersebut. Menurutnya, gedung DPRD Manado disisi kelayakan, masih bisa digunakan.
"Saya kira kalau masih dalam taraf rehab, itu bisa, tapi kalau dengan anggaran yang begitu besar dipakai untuk pembangunan gedung yang baru, ketika kita melihat dari aturan yang berlaku tidak memungkinkan untuk dibangun. Memang sudah dianggarkan, tapi harus melihat dari sisi prioritasnya juga. Untuk infrastruktur, anggaran 15 milliar sudah bisa ada drainase dan jalan baru. Intinya masih ada yang perlu didahulukan," kunci Sualang. (rollysondakh)

Posting Komentar