"Jadi penunjukkan Roy Roring, semata-mata karena kapasitas kemampuan beliau selain kemampuan administrasinya. Kalau ditanya soal apakah ada transaksi? Nol rupiah. Nda ada. Lalu muncul sms, berapa karung uang yang bapak terima dari pengangkatan Roy Roring. Tega-teganya, namanya baik tapi disikapi baik. Satu senpun tidak ada transaksionalnya. Tanya orangnya di sini. Murni karena kapasitas dan kemampuan dia. Kalau ada, saya lipatgandakan uangnya seribu kali lipat kalau benar," beber Sumarsono.
Sumarsono sendiri meminta agar diwaktunya yang cukup singkat dalam menjabat sebagai PJ Gubernur Sulut mendapat dukungan dan restu, guna membantu menorehkan prestasi bagi Sulut.
"Saya ini tulus membangun Sulut dengan baik. Saya sebagai Gubernur di sini tidak lama. Saya ingin diijinkan dan direstui saudara sekalian. Ijinkan saya ikut membantu dan menggoreskan tinta emas untuk Sulawesi Utara. Tidak lebih dari itu posisinya. Saya tegaskan sekali lagi, saya tidak perlu digaji sebagai Gubernur. Di sini saya tidak mendapat gaji apa-apa sebagai gubernur. Jadi biarlah pengorbanan, pengabdian, dan ketulusan saya membangun Sulut sekalianlah ditopang. Saya beryukur, bisa mendapatkan dukungan. Kalau masih ada yang berpikiran negatif, itu karena dia menggunakan kacamata yang selama ini dipakai, kacamatanya itu sudah buruk dulu, sehingga melihat orang baik, kelihatan buruk. Tapi biarkanlah mudah-mudahan ada tisu yang bisa menghapus kacamatanya yang buruk," tutup Sumarsono. (red)

Posting Komentar