Ironisnya, dugaan praktik prostitusi yang diyakini sudah berjalan selama lebih dari satu tahun itu tidak diketahui sejumlah warga sekitar. Padahal, lokasi mesum itu berada persis di tengah-tengah pemukiman warga, yang jaraknya berada di depan rumah Ketua RT dan hanya beberapa meter dari kantor Kelurahan Baktijaya.
"Iya kita sama sekali enggak menyangka kalau di dalam rumah itu ada begituan. Yang saya tahu, penghuni rumah ini namanya Mursalih dipanggil Serli. Dia waria. Nah, biasanya tiap tengah malam memang selalu ada anak remaja cowok dan cewek main ke rumah itu, tapi kita pikir cuma main doang," kata Suhanda ketua Rt setempat.
Meski awalnya tak menaruh curiga, namun Suhanda mengaku sempat beberapa kali menegur pemilik rumah. Bahkan dia sempat terlibat cek-cok dengan sejumlah tamu di rumah tersebut. "Pernah sebulan dua bulan sepi. Eh enggak lama, setelah itu ramai lagi," tutur pria paruh baya itu.
Dari hasil penggerebekan polisi Senin malam, lanjutnya, berhasil ditangkap empat remaja perempuan dan dua remaja laki-laki. "Sekarang semuanya sudah dibawa ke Polres, termasuk Serly itu," ujarnya.(L6/mmc)

Posting Komentar