MANADO, (METROMANADO)- Kemenangan kubu Aburizal Bakrie (ARB) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Senin (18/5) seakan memberi sinyal positif kisruh di tubuh Partai Golkar segera berakhir. Tak hanya itu, putusan ini pun barangkali sedikit melegakan hati sejumlah kader. Mengingat, pesta demokrasi tak lama lagi digelar.
Tak hanya itu. Sinyalemen positif ini, tentu saja diharapkan terwujud nyata. Apalagi, beringin, adalah partai besar yang sudah malang melintang di kancah perpolitikan Indonesia, yang notabene, harus ikut serta dalam Pemilu.
Melalui penelusuran mymanado.com, harapan ini ternyata bukan spekulasi. Apalagi, sekedar dianggap basa-basi. Pasalnya, sejumlah kader Golkar yang duduk sebagai anggota DPRD Manado periode 2015-2019 menyatakan harapan yang sama.
Ketua DPD II Golkar Manado Danny Sondakh mengatakan,keputusan tersebut tentu saja dianggap baik oleh seluruh kader Golkar, baik di pusat maupun daerah. Mengingat, dinamika ini cukup mempengaruhi kekompakkan beringin.
"Tapi syukurlah, di Manado baik-baik saja. Kemenangan ARB di PTUN adalah kemenangan Golkar. Kami tetap menjalankan tugas seperti biasa, dan hubungan antar sesama kader tidak terganggu dengan dinamika ini. Intinya, siapa saja yang akan menjadi pemimpin, tentunya kami harus menerimanya," ungkap Wakil Ketua DPRD Manado ini. 
Ketua Fraksi Golkar di DPRD Manado, Sonny Lela, ketika dimintai tanggapannya terkait kemenangan ARB di PTUN, mengatakan, sebagai kader, dirinya harus menghormati apa pun hasil yang diputuskan. Alasannya cukup sederhana. Agar roda beringin kembali berputar di bumi Nusantara ini.
“Dinamika yang terjadi di pusat, tidak berpengaruh di daerah. Siapa pun pemimpinnya, kami tetap mengikuti mekanisme yang ada di tubuh beringin,” kata Lela di Manado, Senin (18/5) sore tadi.
Senada diungkapkan Lily Binti SE. Srikandi Golkar yang berhasil meraih kursi pimpinan Komisi C ini menuturkan, sudah seharusnya setiap kader harus loyal.
“Sebagai kader, kami harus menerima siapa pun yang akan memimpin,” tegas anggota dewan dua periode ini.
Tak hanya itu. Christiana Vicolina Pusung pun, bahkan menegaskan, putusan PTUN yang memenangkan ARB harus dipatuhi setiap kader.
“Siapa pun yang memimpin, itu adalah pemimpin Golkar,” tandasnya.
Sementara menurut Reynaldo Heydemans, hasil putusan PTUN ini, kiranya bisa membantu para petinggi beringin untuk mengembalikan nama baik Golkar yang tak pernah absen dalam pesta demokrasi.  
“Sayang kalau partai yang besar ini tidak bisa mengutus kadernya untuk bertarung dalam Pilkada nanti karena terganjal masalah ini. Padahal ada kader-kader berkualitas,” imbuhnya. (ipoy)





Posting Komentar

picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} Kabar Manado adalah pusat informasi Berita terkini seputar Sulawesi utara {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.