“Saya waktu itu mengantuk, dan pada saat itu sempat diingatkan isteri saya kenapa motor tersebut sudah melintas diluar jalur, jadi pas saya sadar motor sudah oleng, untung saat itu tidak terlalu cepat dan tidak ada kendaraan lain dari arah berlawanan. Tapi saya bersyukur, karena isteri saya tidak mengalami hal yang serius, sebab saya yang mengajak isteri saya untuk ikut,” terang Wahid.
Wahid sendiri mengaku kalau sebelumnya sudah sempat dilarang oleh Ketua Komisi Apriano Saerang ketika sementara melakukan pembahasan diruang Komisi D DPRD Manado. Kata Saerang, jangan berangkat memakai kendaraan bermotor karena resikonya tinggi, apalagi perjalanan lumayan jauh.
“Memang rekan saya Ade Saerang sudah sempat bilang tidak usah pergi pakai motor, karena perjalanan jauh. Apalagi akan berangkat bersama keluarga. Tapi namanya kecelakaan tidak ada yang bisa menebak. Ini akan menjadi pengalaman berharga bagi saya, sebab, mengendarai kendaraan dalam keadaan mengantuk ternyata resikonya tinggi. Memang sebelum berangkat sebelumnya saya sempat mengikuti beberapa kegiatan seperti, pembahasan di DPRD Manado, lanjut mengikuti kampanye serta dilanjutkan dengan rapat, jadi tenaga terkuras,” tambah Wahid yang saat ini sedang dirawat di RS Prof Kandouw Malalayang di ruangan Irina A kamar nomor 4.
Wahid kepada Kabarmanado ketika ditemui diruang perawatan RS Prof kandouw Malalayang menyampaikan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan Aleg DPRD Manado yang sudah datang menjenguknya.
“Terima kasih kepada teman-teman Anggota Dewan Manado yang sudah meluangkan waktunya buat saya. Mohon doanya, agar saya bisa cepat pulih dan kembali bergabung bersam-sama di DPRD Manado,” ungkap Politisi PAN tersebut yang nampak masih kesakitan akibat sejumlah luka dibagian wajah dan kaki yang diketahui baru saja selesai dilakukan operasi ringan.
Sekedar diketahui, akibat insiden tersebut, Abdul R Wahid mengalami luka dibagian wajahnya akibat terbentur kaca pelindung kepala alias Helmet, dan juga kaki kanan serta jari tangan kiri yang patah. (Rollysondakh)

Posting Komentar