Senator Benny Ramdhani,
Wakil Ketua Komite I DPD RI
KABAR MANADO – Indonesia memiliki kekayaan alam yang lumayan berlimpah. Mulai dari Migas, Mineral, Batubara sampai Geothermal. Semuanya ada di Indonesia. Sayangnya tidak semua kekayaan alam dan energi dikelola oleh Indonesia. Bahkan lebih banyak dikelola asing.

Menyikapi hal itu, Benny Ramdhani mengatakan. “Tanda-tanda perampokan kekayaan dan Sumber Daya Alam milik Republik Indonesia (RI) semakin mendekati kenyataan apabila perpanjangan kontrak Karya kepada PT Freeport dilakukan. Kalau Tambang milik Republik jatuh ke  tangan asing, maka seluruh kekayaan SDA di Bumi Pertiwi ini semuanya akan dikuasai oleh Korporasi asing,” serunya.

Wakil Ketua Komite I DPD RI sekaligus Politisi yang dikenal Vokal dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi rakyat itu juga menegaskan bahwa, sudah saatnya mengambil sikap kearah Nasionalisasi, agar nantinya Bangsa Indonesia tidak menjadi tamu atau Kuli di Negara sendiri.

“Saatnya kita mengambil sikap, sekalipun Revolusi akan menjadi jalan satu-satunya. Jalan menegakkan Pasal 33 UUD 1945, kita ingin menikmati kekayaan yang diberikan Tuhan di Bumi dimana kita dilahirkan. Kalau Tambang di Papua mampu diambil alih dan dikuasai Negara, demikian pula dengan kekayaan SDA yang terkandung dari Sabang sampai Merauke. Pemerintah harus mengambil langkah Nasionalisasi. Jangan perpanjang kontrak. Biarlah dikelola dan diambil alih oleh Bangsa dan Negara sendiri. Dan dipastikan ini akan terus dilawan,” tegas Legislator yang akrab disapa Brani tersebut. (rollysondakh)

Posting Komentar

picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} Kabar Manado adalah pusat informasi Berita terkini seputar Sulawesi utara {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.