![]() |
| (ist) |
Pada kesempatan itu, Mangindaan mengingatkan tentang contoh teladan Jenderal Soedirman yang dikenal sebagai salah satu pahlawan Indonesia, jasa-jasanya sangat dikenang dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Soedirman merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini. Pribadinya teguh pada prinsip dan keyakinan, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas kepentingan pribadinya,"kata Mangindaan.
Mengutip ucapan Jenderal Soedirman. Mangindaan, mengingatkan khususnya generasi muda akan sejarah yang mencatat bahwa TNI dilahirkan dari rahim rakyat.
"Panglima Besar Jenderal Sudirman menyatakan bahwa hubungan TNI dengan rakyat adalah ibarat ikan dan air. TNI tidak akan bertahan hidup jika tidak berdampingan dengan rakyat selaku airnya,"ujarnya.
Ia menambahkan bahwa, usia 70 tahun, TNI harus lebih menegaskan jati diri sebagai tentara rakyat dan terus menjaga perannya sebagai pelindung rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"TNI tidak boleh melupakan rakyat, TNI tidak boleh menyakiti rakyat, tidak boleh berjarak dengan rakyat, serta harus selalu bersama rakyat," ucapnya.
Hadir juga Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Utara DR Soni Sumarsono dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Walikota dan bupati se Sulut.
Upacara peringatan tersebut dimeriahkan dengan berbagai atraksi oleh prajurit dari dari 3 kesatuan TNI. (tim/km)

Posting Komentar