Bahkan, massa pendukung akan terus melakukan aksi dengan jumlah lebih besar lagi kalau saat itu juga permintaan mereka tidak diindahkan. Sementara itu, Yudistira Nusrin mengatakan bahwa, Komisioner KPU Manado harus menjelaskan secara terbuka alas an di TMS-kannya Imba-Bobby sebagai peserta calon, padahal sebelumnya sudah ditetapkan sebagai calon, tambah lagi Paslon sudah meendapatkan jadwal kampanye dan nomor urut.
“Kami minta ketua dan komisioner KPU Manado memberikan penjelasan kepada kami. Karena kami sebagai pendukung tidak mengerti alasan dan dasar sehingga Imba-Boby di TMS-kan” seru Yudistira
Ditambahkannya, apabila KPU Manado enggan meneripa akan aspirasi sekaligus dengan tidak menerima kehadiran mereka untuk meminta klarifikasi, berarti KPU lari dari tanggungjawab sebagai penyelenggara Pilkada yang independen.
“Kami sudah terlalu lama berada disini, jadi dimintakan kepada Komisioner KPU untuk mau menerima kami. Kalau tidak, itu sudah menjadi cukup bukti bahwa, KPU pengecut, atau bisa dikatakan ada skenario politik dan kepentingan pihak tertentu terkait dengan putusan itu,” jelasnya. (tim/km)

Posting Komentar