Debat Terbuka Paslon Walikota Dan Wakil Walikota Manado (fto/km)
KABAR MANADO - Debat terbuka para kandidat calon Walikota dan Wakil Walikota Manado Jumat, (04/11) kemarin berlangsung alot. Apalagi pada sesi tanya jawab masing-masing calon yang dibuka oleh moderator Prof Paul Saerang.

Segmen tersebut menarik ketika Paslon nomor urut 4 yakni Hanny Jost Pajouw dan Tonny Rawung (HJP-Tora) melayangkan pertanyaan terkait program santunan duka, yang katanya perlu adanya inovasi dengan cara yang lebih canggih. Menanggapi berdasarkan pengalaman memimpin Kota Manado, GSVL menjelaskan bahwa, santunan duka adalah kebutuhan mendasar warga Manado.

”Bantuan santunan duka yang diambil dari APBD wajar-wajar saja, sebab, dana APBD itu dari rakyat dan harus kembali pada rakyat. Apalagi bagi saya lebih tepat kalau program seperti ini releven menjawab kebutuhan masyarakat Manado. Berdasarkan pengalaman saya memimpin Kota Manado dengan memberikan program santunan duka. Dan jika Tuhan berkenan, kedepan saya dan Pak Mor akan melanjutkan program ini, sekaligus akan menaikkan nominalnya," jelas GSVL. "Saya kira kalau berhubungan dengan kepentingan rakyat, tidak perlu cara-cara yang canggih," tambah Mor Bastian.

Mendengar tanggapan itu, guna menguatka argumentasinya, HJP bertekad apabila terpilih nanti, dirinya bersama Tonny Rawung akan menggunakan konsep berbeda yakni, mengansuransikan warga kota manado. Dengan begitu menurutnya, tidak perlu pakai dana APBD. (rbs)

Posting Komentar

picture#YOUR_PROFILE_PICTURE_URL} Kabar Manado adalah pusat informasi Berita terkini seputar Sulawesi utara {facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}
Diberdayakan oleh Blogger.